Malang Tempoe Doeloe Dadakan

2 comments 1869 views

Malang tempoe doeloe suatu event tahunan yang di selenggarakan oleh pemerintahan kabupaten (pemkab) malang tiap setahun sekal, maksud dari tempoe doeloe yaitu kembali ke masa (jaman) dahulu (jaman kerajaan).

Malang 21 mei 2011 hari yang ingin menenangkan hati dan perasaan ingin lepas dari beban dan ingin fokus satu proses (emang begitulah pikiranku belum bisa multi) sampai-sampai untuk mengisi materi tentang kemanan jaringan komputer di salah satu smk di mojokerto yang di undang keluarga besar ITC di gagalkan entah apa yang ada dalam pikiranku sampai mengagalkan acara tersebut, maaf seribu maaf pengurus ITC 2011 sudah mengecewakan kalian tapi dalam hati juga berbisik bahwa ITC harus mencetak kader lagi untuk meneruskan perjuanganya. Bambu-bambu bergeletak di depan kontrakan segera di bersihkan di awal pagi itu, usaha demi usaha juga telah di jalankan temen-temen kontrakan nangka 2 perunas kamal bangkalan sampai lecet semua tangan akhirnya istirahat dan melupakan sejenak setelah 2 hari membersihkan got belum juga usai.

MTD (malang tempoe doeloe) membisik2 di telinga kanan dan kiri awal rayuan masih kuat dan akhirnya tak kuat juga demi kekompakan teman dan persaudaraan daripada nunggu jadwal seminar skripsi yang super gak jelas mending di tinggalkan sejenak dan harus kembali action setelah pulang dari sana. awal perjalanan menuju malang pikiran mulai pudar beban-beban yang di kelapa di pudarkan dengan canda senyum kegilaan teman-teman kontrakan.

Malam minggu kelabu di malang tempoe doeloe tak kenal lelah baru sampai di malang langsung datang di acara, ternyata konsep acara seperti "pasar malam" mewah dan megah yang bikin salut warga sekitar hadir dengan memakai baju/pakaian ala dahulu kala membawa kebaya batik dll.

Bersama Kru lain-lain

Muter-muter bulak-balik sampai jelek sampai keringat bercucuran memutari area Malang Tempoe Doeloe dengan berjalan ala sepur dan yang bikin sensasi berbalik arah perjalanan, di malang tempoe doeloe hanya bisa melihat orang yang liat (delok seng delok) beratus orang berbeda status berkumpul menjad satu seperti semut yang keluar dari kandangnya samapai-sampai tidak bisa melihat apa yang di pamerkan terlalu banyaknya manusia tapi dengan ramenya masih bisa berfoto ala mestinya :D.

Istirahat

berkumpul dan istirahat langkah demi langkah akhirnya sampai juga di kontrakan teman menginap, setelah berwisata jalan-jalan perut ingin di manjakan dengan aneka cemilan tapi sekitar jalan hanyalah kosong hanya orang-orang lewat tidak bisa membeli apa-apa soalnya emang sudah larut malam jam 12an :D.

Minggu pagi saatnya pulang, pulang menuju kontrakan bangkalan madura tak banyak bicara akhir kata pulang pulang pulang eh sampai di pasuruan masih berwisata lagi di kebun raya porwodadi pasuruan.

pintu masuk

tidak bisa bercerita panjang di kebun yang luasnya 85 Ha hanya bisa berbagi foto.

 

 

 

 

 

Disini juga menemukan foto bagus untuk pribadi dan akan menjadi poto profil dimana-mana 😀

 

Done.

 

 

Tags:
author
Linuxer | Blogger | Pencinta Kuliner | Suka Jalan2 | Pecandu sosial media
  1. author

    rotyyu6 years ago

    Mukamu di foto terakhir itu terlalu serius, padahal mantap pas dapat gelembung sabun itu sebiji…

    Reply
  2. author
    Author

    fazza6 years ago

    hehehe….

    lumayan bagus lah 😀

    Reply

Leave a reply "Malang Tempoe Doeloe Dadakan"

______Anti Spam____ * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.