Journey Desa Sana Laok Waru Pamekasan

1 comment 3148 views

Sana laok Waru Pamekasan, dalam benak terfikirkan adalah suatu tempat penggunungan yang indah tapi kalau di nikmati juga lumayan enak soalnya disana banyak potensi lokal yang bisa di kembangkan di antaranya gula merah yang di buat dari pohon siwalan, dan banyak berkibaran daun kelapa muda yang menghiasi desa tersebut, dalam benakku terpecahkan juga madura bukan hanya lautan masih ada penggunungan yang masih alami suasanya dan semoga tidak terpengaruhi oleh budaya-budaya yang akan merubahnya seperti contoh gambar di bawah ini yang harus di jaga kelestariannya

ladang pertanian

ladang pertanian

Anak kecil yang semangat untuk belajar ilmu agama,walapun tidak ada fasilitas yang mewah masih tetap semangat.

Santri kecil

Santri kecil

Sampai lupa perjalanan yang kami lewati belum di ceritakan, awal berangkat jam 06.30 mulai dari kampus UTM (universitas telang masuk) eh salah Universitas Trunojoyo Madura melewati pantura madura, sekitar jam 9.30 sampai di kecamatan waru melihat dan mengingat-ingat jalan yang berliku-liku dan tanjakan layakna di malang jawa timur ūüėÄ karena hari libur jadi tidak bisa masuk kecamatan hanya melihat dari luar, tidak lama kemudian melanjutkan ke desa sana laok bersama kelompok waru timur di awal perjalan sampai di desa waru timur sangat menyenangkan jalannya liku-liku di atas bukit sambil menikmati keindahan pamekasan madura setelah sampai waru timur jalan dan tanjakan semakin tinggi sampai-sampai sepeda temen gak kuat naik terlalu tinggi dan jalannya yang kurang bagus, tidak putus asa masih tetap lanjut di karenakan perjalanan masih lama walapun jalan berbatu dan lumpur masih tetap semangat, ada juga jalan baru diperbaiki tapi masih sebagian, sesampai desa sana laok tepatnya di dusun cuk pucuk sekitar jam 10.30 sempat kaget sinyal hp senin kamis, kata pak BEDES (bendahara desa) sinyal yang stabil kartuna¬†oreng madureh yang kartu itu. tak lama kemudian di sediakan es degan muda satu ember, sambil bercerita tentang kondisi desa dan lainnya karena takut pulang kemalaman akhirnya acara di lanjutkan dengan muter-muter desa sampai kedusun untuk wawancara dengan kondisi jalan yang parah.

Jalan Lumpur

Jalan Lumpur

semoga pemerintah setempat akan segera memperbaiki jalan tersebut,

Perjalan Menuju Dusun ke Dusun

Perjalan Menuju Dusun ke Dusun

setelah wawancara tentang kondisi desa selesai kami dari kelompok sana laok dan waru timur akhirnya ketemu kembali untuk pulang bareng melewati jalur pantai selatan dengan cuaca mendung dan akhirnya sampai di sampang kehujanan di karenakan sudah larut malam kira-kira jam 7.00 akhirnya tetap lanjut walupun gerimis yang lumayan deras jam 8nan, waktu akan sampai di gunung geger or kikir kurang tau namanya juga katanya rawan pemalakan, keadaan semakin takut di karnakan temen yang tak goncengin pernah di rampok di sana tapi keadaan meredan saat ketemu 2 kelompok lainya yaitu kelompoknya luhur dan ery jullev jalan semakin rame seakan-akan kayak konvoi yang di kawal polisi soalnya ada sepeda yang lumayan keren tuk di jadikan pengawal, malam semakin malam akhirnya sampai di tempat asal dengan keadaan aman dan badan capek.

Powered by komunitas blogger madura | plat-m.com

 

author
Linuxer | Blogger | Pencinta Kuliner | Suka Jalan2 | Pecandu sosial media
  1. author

    Wahyu Alam4 years ago

    ngelihat foto-foto ini jadi ingin KKN lagi.

    Reply

Leave a reply "Journey Desa Sana Laok Waru Pamekasan"

______Anti Spam____ * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.